Powered By Blogger

Minggu, 08 November 2015

Budidaya Ikan Bandeng di KJA


Hasil gambar untuk ikan bandengIkan Bandeng termasuk ordo Gonorhynchiformes, famili Chanidae dan genus Chanos. Ikan bandeng juga merupakan ikan berekonomis penting serta merupakan komoditas ekpor tinggi. Budi daya bandeng (Chanos chanos) di Indonesia telah dikenal sejak 500 tahun yang lalu. Usaha ini berkembang pesat hampir di seluruh wilayah Indonesia dengan memanfaatkan perairan payau atau pasang surut. Teknologi yang diterapkan juga berkembang dari tradisional yang mengandalkan masukan benih (nener) dan pengolahan makanan alami hingga pemberian pakan buatan secara terencana. Dengan rasa daging yang enak dan harga yang terjangkau, bandeng sangat digemari oleh masyarakat. Sejalan dengan meningkatnya permintaan, efisiensi budi daya menjadi tuntutan utama dalam upaya peningkatan produktivitas serta pendapatan petambak/ nelayan. Selama ini, pengembangan budi daya bandeng di masyarakat tidak banyak menemui kesulitan karena ikan ini memiliki keunggulan komparatif dibandingkan dengan ikan lainnya (Riko et al., 2012).



   Menurut Mansyur dan Tonnek (2012) , Budidaya bandeng di Indonesia telah dikenal sejak 500 tahun yang lalu. Usaha ini berkembang pesat hampir di seluruh wilayah Indonesia dengan memanfaatkan perairan payau atau pasang surut. Teknologi yang diterapkan juga berkembang dari tradisional yang mengandalkan masukan benih (nener) dan pengolahan makanan alami hingga pemberian pakan buatan secara terencana. pengembangan budidaya bandeng di masyarakat tidak banyak menemui kesulitan karena ikan ini memiliki keunggulan komparatif dibandingkan dengan ikan lainnya, yaitu:

1) teknik pembenihannya telah dikuasai , pasokan benih tidak tergantung alam                        2) teknologi budi dayanya relatif mudah,

3) bersifat euryhaline, toleran terhadap perubahan salinitas antara 0−158 ppt

4) bersifat herbivorous dan tanggap terhadap pakan buatan,

5) formulasi pakan buatan untuk ikan bandeng relatif mudah,

6) tidak bersifat kanibal dan mampu hidup dalam kondisi

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam budi daya bandeng menggunakan KJA di laut dan muara sungai adalah:

1) penempatan KJA harus di lokasi perairan bebas dari pencemaran,
2) perairan jernih dengan salinitas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar